Jumat, 31 Desember 2010

Kenangan Yang Tertinggal ...

Pertemuan saya dengan dia berada di suatu tempat yang sangat ramai, banyak sekali orang berlalu - lalang dan melakukan berbagai macam aktifitas. Walaupun itu bukan pertemuan yang pertama kalinya, tapi kenapa saya merasa jatuh cinta pada pandangan pertama dengannya. Ada suatu kharisma yang ia miliki, sikapnya yang sopan dan santun kepada siapa pun. Senyum ramahnya setiap menyapa orang yang ia kenal, bahkan sekali pun tidak dikenalinya.
Awalnya aku sekedar kagum dengan sosoknya, tapi semakin hari rasa ini mulai berubah. Entah perubahan seperti apa dan bagaimana. Yang pasti jantung saya berdebar setiap kali ia menyapa, tangan saya gemetar ketika ingin membalas pesannya dan fikiran saya mulai tidak karuan.
Setelah pertemuan yang lalu, fikiran saya mulai tidak fokus. Dari kejadian tas saya tertinggal di warung bakso hingga menangis di dalam kendaraan umum. Alunan lagu yang berjudul Kenangan Yang Tertinggal - Kerispatih menemani rasa galau ini. Perasaan yang terus menerus dihantui oleh angan - angan tentangnya.
Sempat saya nikmati indahnya saat - saat dengannya. Masa - masa yang tidak mungkin hilang dan terlupakan. Kalimat - kalimat pujian hingga gombalan ala lelaki, yang sesungguhnya tidak saya pedulikan karena terbawa suasana yang bahagia.
Memori itu kembali terekam, saat tepat di tanggal 4 Oktober 2010. Pertemuan yang sangat mendadak namun sangat berkesan untuk saya, entah dia merasakannya juga atau tidak. Perbincangan ringan terjadi di tempat duduk saat kami melihat pertunjukan seni dari Korea. Canda dan gurau bahkan sampai mengomentari penonton lain yang berada di sisi depan kami. Saya rindu kenangan itu, mungkin sangat rindu...
Kini, dia seperti hilang termakan waktu. Tidak ada kabar sedikit pun darinya, seolah tidak pernah terjadi apa - apa sebelumnya. Mungkin ini hanya perpisahan sementara, itulah harapan saya. Dan mungkin sekarang saya hanya bisa menikmati cinta itu hanya sekedar angan dan mimpi indah, semoga tidak ada yang membangunkan saya dari mimpi indah ini, mimpi yang selalu terasa indah ketika bersamanya ....


created : Rr.Putri Sari Sekar Kenanga

Kamis, 30 Desember 2010

ilustrasi C I N T A

Lelaki itu datang, ia mengendap – endap hingga langkah kakinya nyaris tidak terdengar. Mungkin ia berusaha untuk tidak menghentakkan tumitnya ke tanah atau mungkin ia jinjit ketika berjalan ke arahku. Aku hanya sesekali menengok ke arahnya dan sesekali mendengar suara hembusan nafasnya yang juga ia kecilkan, bahkan seperti menahan nafas. Tapi mengapa ia mulai mencari – cari perhatianku ?

Aku sangat berusaha meluruskan pandanganku dan tidak menoleh sama sekali. Tapi, tapi, tapi kemudian dia mulai menari … Dia bergerak bebas ke kanan dan kiri lalu ke depan dan belakang kemudian ia berputar dengan sangat indah. Melirik…, karena gengsi yang sangat tinggi aku hanya menggerakkan bola mataku ke arahnya.
Dia terdiam …
Dan aku pun tersenyum simpul, akhirnya dia lelah juga…

~~~
Dime porque lloras De felicidad Y porqué te ahogas
Por la soledad Y porque me tomas, fuerte así, mis manos
Y tus pensamientos te van llevando Yo te quiero tanto
Y porque sera Loco testarudo, no lo dudes mas
Aunque en el futuro, haya un muro enorme
Yo no tengo miedo Quiero enamorarme
No me ames, porque piensas que parezco diferente
Tú no piensas que es lo justo ver pasar el tiempo juntos
No me ames, que comprendo la mentira que sería
Si tu amor no merezco, no me ames, mas quedate otro día
No me ames, porque estoy perdido, porque cambie el mundo,
Porque es el destino, porque no se puede, somos un espejo
Y tu así serías lo que yo de mi reflejo
No me ames, para estar muriendo, dentro de una guerra llena de
arrepentimientos, no me ames, para estar en tierra, quiero alzar el vuelo
Con tu gran amor por el azul del cielo
No sé que decirte, esa es la verdad
Si la gente quiere, sabe lastimar
Tu y yo partiremos, ellos no se mueven
Pero en este cielo sola no me dejes
No me dejes, no me dejes, no me escuches, si te digo "no me ames"
No me dejes, no desarmes, mi corazón con ese "no me ames"
No me ames, te lo ruego, mi amargura déjame
Sabes bien, que no puedo,que es inútil, que siempre te amaré
No me ames, pues te haré sufrir con este corazón que se lleno de mil inviernos
No me ames, para así olvidarte de tus dias trises quiero que me ames
sólo por amarme
No me ames, tu y yo volaremos uno con el otro y seguiremos siempre juntos
Este amor es como el sol que sale tras de la tormenta
Como dos cometas en la misma estela

~~~

Tiba – tiba alunan music latin terdengar lembut dan terkesan romantis di telingaku.
Heyy…. Ia kembali menari, tapi kali ini ia pun bernyanyi. Hati kecilku berkata “merdu sekali suaramu, indah sekali gerakan tarianmu”. Tapi lagi – lagi aku tetap jual mahal dan gengsi untuk mengakui dan mengatakan apa yang ada di dalam hatiku.
Baiklah, aku harus pergi dari ruangan ini. Pergi sejauh mungkin untuk menghindarinya, melenyapkan perasaan kagum dan terpesona ini.

Satu …Dua … Tigaa … Aku beranjak dari tempat dudukku dan melangkah ke arah pintu keluar. Belum sampai di pintu keluar. Tangankuu …tangankuu !!!! Ada yang menggenggam tanganku !! Lelaki itu menggenggam tanganku, dan sekarang ia menarik tanganku dan aku terjatuh dalam pelukannya.
Tidaaaaaakk !!!! Kenapa ,kenapa aku bisa berada dipelukannya ? Kenapa aku bisa berdansa dengannya bahkan aku bersandar di dadanya, menikmati hangat pelukannya. Hingga kini aku tidak mau melepaskan pelukan ini sampai – sampai aku peluknya erat dan sesak nafas.
Tuhan… aku tidak paham akan rasa ini. Aku hanya mohon padamu agar Kau tetap memberikan kehangatan pelukannya saat ini kepadaku hingga akhir nanti….

Jumat, 03 Desember 2010

H I L A N G

Mungkin semua manusia di muka bumi ini selalu merasakan adanya sebuah pertemuan dan kemudian ada yang berakhir dengan perpisahan. Tuhan
sangat adil menciptakan sebuah pertemuan lalu perpisahan, tapi kenapa manusia selalu mengeluh dan bersedih ketika bertatap dengan perpisahan. Saya selaku manusia yang normal berfikir, mungkin karena kita sulit untuk "ikhlas" untuk melepaskan satu hal yang sebenarnya bukan milik kita seutuhnya tetapi hanya milik Tuhan semata yang pasti akan kembali kepadanya.
Untuk kali ini, waktu saya sedikit tersita karena terlalu berada di angan - angan yang seharusnya saya ikhlaskan.

HILANG
Kemarin terasa begitu indah saat kau sambut tangan ini
Terasa hangat dalam hati ini setiap kumelihat kau bicara
Keingintahuanku semakin dalam akan tentangmu
Dan berharap akan terus seperti ini

Tanpa sadar aku terlalu terlena oleh suasana indah ini
Seperti terhipnotis oleh senyum polosmu

Kini semuanya hilang tak berbekas
Kau menghilang dan berubah tanpa alasan pasti
Aku rindu dengan kata - kata manismu ketika menggodaku
Ingin kuulangi masa itu hingga nafas terakhirku.

created : Rr.Putri Sari Sekar Kenanga

merekaaa