Selasa, 28 Februari 2012

Akhir Penantian (Kau)

Hati ini menahan rasa sakit yang bertubi
Bathin terus berteriak tanpa henti
Raga ini terasa lemah tanpa pelukmu
Otak ini sangat kosong tanpa namamu

Tahukah dia akan perih yang kunikmati sendiri...

Saat melihat senyum manisnya bukan untukku
Saat pujiannya bukan tertuju untukku
Saat tangannya bukan menggenggam tanganku
Dan saat cintanya bukan untukku

Mungkin hanya air mata yang dapat kutelan sendiri
Mungkin hanya mimpi yang dapat buatku kembali tersenyum
Mungkin hanya sebuah tanya yang selalu kunanti
Mungkinkah kau akhir penantianku?

Ceritaku, KAMU...

Cerita ini seperti mimpi tapi nyata
Cerita ini berawal dari mata
Cerita ini berlanjut ke hati
Cerita ini adalah tentang aku dan kau...

Ucapku sering bercerita tentangmu
Mataku terus memancarkan harapan padamu
Tanganku terasa ingin terus menggenggam tanganmu
Cintaku tertuju pada satu nama, dan itu adalah namamu

Entah sampai kapan detik di jam tanganku terus kupandangi
Dan berharap dia menjawab, "Saat ini lelaki itu mencintaimu"

merekaaa