Lima...
Tuhan hanya memberikan angka "Lima" dalam waktu 24 jam.
Dia hanya meminta umat-Nya memenuhi pemberian-Nya yang hanya sedikit.
Waktu yang singkat dalam panjangnya hari.
Bahkan ketidak sempurnaan pun tetap diterima oleh-Nya.
Apakah sulit bersujud pada-Nya.
Mengapa terlihat sukar melepas kesombongan duniawi.
Seandainya jika terlewat shalat wajib...
Rasanya seperti dahaga di tengah gurun pasir.
Rasanya seperti kedinginan di Kutub Utara.
Rasanya seperti kelaparan hingga busung lapar.
Dan rasanya seperti tenggelam di tengah samudra.
Masihkah kami menunda waktu yang singkat itu.
Akankah kami meninggalkan satu waktu saja.
Mampukah kami hidup tanpa lima waktu itu.
Bisakah kami melupakan atau pura-pura lupa melewatkan waktu itu.
Tuhan...
Biarkan kami hidup dalam kesibukan.
Namun, jangan biarkan kami tenggelam dalam kesibukan duniawi saja.
Berikan kami ingatan yang maha dahsyat untuk terus mengingat-Mu.
Untuk selalu mengingat dan bertakwa pada-Mu hingga ajal memanggil.
created : rr.putri sari sekar kenanga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar