Dia mengendap datang.
Telanjang kaki agar tak suara.
Menahan nafasnya tanpa desah.
Mengumpat di balik bilik, tak tampak.
Mataku terpejam.
Telingaku kututup rapat.
Tubuhku kuselimuti.
Tanganku pun berusaha ku ikat.
Sosoknya muncul di hadapanku.
Suara nyanyiannya terbalut merdu.
Pelukannya terasa hangat.
Genggaman tangan itu pun tak lepas.
Ada apa dengan semua ini?
Mengapa terasa sangat indah?
Kemudian aku maju satu langkah.
Astaga, semua hanya kepingan masa lalu...
01092012
created: rr.putrisarisekarkenanga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar